Pengemis Saat ini..

Maksudnya pengemis saat ini bukannya tambah banyak dan ngantri zakat. Tapi pengemis yang istilahnya maruk.

Yang dimaksud maruk adalah mencari rezeki sebanyak-banyaknya (ya iya lah jangankan pengemis buruh aja begitu kan), maksudnya tuh udah di kasih malah minta lebih..

Nah sekarang saya berbagi cerita sedikit tentang cerita yang seperti dengan tema dari postingan ini..

Cerita ini saya alami kemarin sekitar pukul 17.00 WIB di daerah Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Ketika sore-sore, saya mencari es kelapa muda dan pempek di deket SMPN 51. Saya langsung ke depan SMPN 51 untuk memesan pempek yang baru digoreng itu. Karena biar cepat saya langsung ke tempat es kelapa muda kira-kira hanya berjarak 4 kios dari tempat pempek tadi. Setelah membeli es kelapa muda, saya kembali lagi ke tempat pempek tadi.

sesuatu yang saya baru lihat kali ini terjadi

Betul sekali dengan tulisan yang dicetak tebal di atas, saya melihat ibu-ibu pengemis dengan 3 anaknya yang balita. Si ibu-ibu ini sudah meminta uang kepada bapak-bapak untuk berbuka puasa, setelah berjalan kira-kira 10 meter dari tempat pempek tadi, 3 anaknya kembali ke bapak-bapak tadi dan berkata..

“Pak sedekahnya pak”
“Kan tadi uda sama mamanya” (bapak-bapak itu membalas sahutan dari 3 anak-anak tadi)
“Kan tadi mama saya pak yang dapet kita belom” (kata salah satu anak-anak itu)

dengan mengambil dompet dari kantong celananya dan rupanya tidak ada uang kecil..

Bapak-bapak itu mengambil uang 20 ribuan baru lalu

“Nih buat kalian bertiga” (dengan sedikit sewot)

si 3 serangkai itu berlari mengejar ibunya dengan senang dan riang seperti telah memenangkan piala oscar.

lalu yang terjadi di tempat itu dengan radius 5 meter, orang yang berada di sekitar situ tertawa melihat kegelisahan si bapak.






2 Responses to “Pengemis Saat ini..”

  1. benazio (5 comments.) says:

    najongggg kalo anaknya 10 bisa miskin yang dimintain auheauheuaea

  2. Novan says:

    WAKAKAKAK kek di sketsa(trans tv) aja, wakakakakak

Leave a Reply

Tags:

Comments protected by Lucia's Linky Love.

Recent Posts:

What is a good beginner bicycle if I want to start taking cycling up as a hobby?
Does anybody know of a good mystery book that also has plenty of humor in it?
describe how you developed an interest in a favorite hobby of yours?
Is anybody allowed on the site College Humor?
Would you find it odd that a friend would tell you they would like to hump your sense of humor?

Related results on Pengemis Saat ini..

  1. Tercetus pikiran untuk memberi anak itu uang sambil berpesan, ?jangan dipake untuk beli rokok, ya,? namun tangan kanan ini sedang asik-asiknya merekam apa yang terjadi. Pengemis buta dan penjaja kacamata lewat. Terbersit rasa ingin tahu akan kondisi ... Saya ke Surabaya dari Jogja (saat itu saya baru diterima di UGM dan ada tes TOEFL) naik itu dan pulangnya dari sana ke Bandung saya naik itu lagi. Kalau tidak salah saat itu Pasundan tiba di Bandung lebih malam dari ini. ...

  1. BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR. BERIKANLAH SEDEKAH KEPADA FAKIR MISKIN, PENGEMIS, JANDA, BINATANG, DAN ANAK-ANAK TERLANTAR ...... ?Zaman ini adalah zaman kelembutan, kesabaran dan hikmah, bukanlah zaman kekerasan (kebengisan). Mayoritas manusia saat ini dalam keadaan jahil (bodoh), lalai dan lebih mementingkan duniawiyah. Maka haruslah sabar dan lemah lembut sampai dakwah ini tersampaikan dan sampai mereka ...

  1. Malah perasaan cinta yang dikurniakan Allah kepada setiap jiwa manusia membuatkan alam ini dapat terus dihuni dan diduduki dengan baik. Tanpa ada cinta, sama-sama manusia tidak henti-henti bergaduh dan berbalah, memusuhi mengkhianati, membinasakan apa sahaja yang sedapatnya oleh ... Isteriku saat itu, dia ialah perhiasan terbaik buatku, tanpa hiasan palsu di dunia pun, cukuplah memandangnya sebagai penyejuk jiwa, memandang anak-anak hasil susuannya sebagai penenang hati. ...